KLHK Temukan Puluhan Opsetan Satwa Dilindungi di Padang Panjang, Satu Pelaku Diamankan

Tim Gabungan Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera mengamankan 30 jenis barang bukti berupa opsetan dan bagian-bagian satwa yang dilindungi.

Wista Yuki
Jum'at, 17 Juni 2022 | 11:49 WIB
KLHK Temukan Puluhan Opsetan Satwa Dilindungi di Padang Panjang, Satu Pelaku Diamankan
Rahmadi

RanahSuara.id - Seorang warga Kelurahan Balai-balai, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar), berinisial W (74) diamankan Tim Gabungan Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera.

Pelaku berjenis kelamin pria itu diamankan berawal dari operasi penertiban peredaran dan perniagaan tumbuhan serta satwa liar.

Dari tangan pelaku, tim Gabungan Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera menemukan puluhan opsetan (awetan) satwa dilindungi.

Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah Sumatera, Subhan mengungkapkan, tim mengamankan 30 jenis barang bukti berupa opsetan dan bagian-bagian satwa yang dilindungi.

"Barang bukti dititipkan dan dilakukan identifikasi jenis oleh BKSDA Sumbar," ujar Subhan, Jumat (17/6/2022).

Ia mengatakan, opsetan yang didapatkan yaitu macan dahan, rangkong badak, trenggiling, tanduk rusa, kepala kijang, kangguru pohon, elang pana, kucing hutan, siamang, binturong dan lainnya.

“Pelaku diamankan dan diperiksa oleh Penyidik Gakkum LHK,” beber Subhan.

Ia menjelaskan, bahwa pelaku diamankan pada Selasa (31/5/2022) oleh tim Gakkum KLHK bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dan Polda Sumbar.

Subhan menyebutkan, bahwa tim melakukan pemeriksaan terhadap tempat kerja untuk pengawetan atau opsetan satwa milik W di Kelurahan Balal-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.

"Merasa curiga atas tempat tersebut, tim melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan satwa dilindungi dalam keadaan mati berupa opsetan berbentuk kulit dan bagian-bagiannya," tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya saat ini  masih melakukan penelusuran untuk menggali keterlibatan pihak lain. Gakkum KLHK akan terus berkoordinasi dengan Polda Sumbar dan BKSDA Sumbar.

“Kejahatan terhadap tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi harus ditindak tegas. Kejahatan ini merupakan kejahatan serius dan luar biasa,” ungkapnya.

Plt Direktur Pencegahan dan Pengamanan KLHK, Polhut Ahli Utama, Sustyo Iriyono menerangkan, pengungkapan kasus ini merupakan wujud koordinasi, sinergitas serta komitmen bersama antara aparat Balai Gakkum – Balai KSDA Sumbar Polda Sumbar dalam penyelamatan tumbuhan dan satwa liar sebagai kekayaan sumber daya hayati.


“Hilangnya sumberdaya hayati bukan hanya menimbulkan kerugian ekonomi maupun ekologi bagi Indonesia, tapi juga kerugian bagi dunia," ucapnya.

Sustyo mengatakan, penindakan ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku. Pihaknya tidak akan berhenti menindak pelaku kejahatan terhadap lingkungan hidup dan kehutanan.

Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono menambahkan, pelaku merupakan ahli dalam membuat opsetan dan memperjualbelikannya.

Ardi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki opsetan satwa liar yang dilindungi untuk segera menyerahkan kepada BKSDA Sumbar. (Rahmadi)

News

Terkini

Mantan istri Andika Mahesa, Chairunissa atau Chaca membongkar beberapa hal mengenai mantan suaminya.

News | 10:39 WIB

Ussy Sulistiawaty takjub saat mengetahui uang jajan bulanan yang diterima Aurel Hermansyah dari sang suami, Atta Halilintar.

News | 10:22 WIB

Dalam kunjungannya ke Padang, Ridwan Kamil mengunjungi keluarga dari pelajar yang hanyut di sungai beberapa waktu lalu.

News | 09:36 WIB

Hingga hari keenam pendaftaran, sebanyak 13 parpol sudah mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke KPU.

News | 17:08 WIB

Andreas Nahot tidak mengungkapkan alasannya mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Bharada E.

News | 15:37 WIB

Semen Padang FC mengusulkan agar liga 2 menggunakan format dua wilayah.

Bola | 13:53 WIB

Baru-baru ini, Marcella Simon memposting foto dirinya sedang dibaptis di media sosial miliknya.

News | 12:27 WIB

Haji Faisal sudah mendatangi Pengadilan Agama Jakarta Barat guna mengambil salinan berkas putusan atas dirinya yang merupakan wali sah dari sang cucu Gala Sky.

News | 11:39 WIB

Video cucu pertama Presiden Joko Widodo, Jan Ethes diantar petugas pengawal saat masuk SD, viral di media sosial.

News | 10:55 WIB

Baru baru ini video viral driver ojol menyita perhatian publik, ternyata karena ini

News | 16:15 WIB

Gilang Dirga mengabarkan kondisi terkini sang ayah yang baru saja menjalani operasi di rumah sakit

News | 14:38 WIB

Baru baru ini Pesulap Merah viral menyita perhatian publik

News | 16:21 WIB

Denise Chariesta menyindir Razman Arif Nasution secara terang-terangan

News | 15:50 WIB

Dewi Perssik kecewa dan menyayangkan kebiasaan Angga Wijaya yang mengambil uang tanpa izin.

News | 14:20 WIB
Tampilkan lebih banyak